Harga Cabai di Pasar Tradisional Turun

Harga Cabai di Pasar Tradisional Turun

Daftarhargakomoditi.web.id – Harga cabai rawit merah kembali menunjukan tren penurunan di pasar tradisional. Kini harganya sudah di angka Rp 50 ribu per kilogram (kg). Penurunan ini diikuti jenis cabai lain. “Sekarang sudah turun Rp 50 ribu per kg. Yang keriting sama Rp 50 ribu. Rawit hijau Rp 45 ribu,” jelas Ida Rahayu (42) di Pasar Tomang Barat, Jakarta Barat.

Ida memperkirakan harga menurun karena pasokan sudah mulai banyak. Bulan lalu, harga cabai rawit merah terpantau masih Rp 90 ribu per kg. Namun masih ada pedagang yang menjual dengan harga di atas Rp 50 ribu per kg. Rosni (34) menyebut harga cabai rawit merah seharga Rp 65 ribu per kg, sementara harga cabai keriting merah seharga Rp 50 ribu per kg dan rawit hijau seharga Rp 55 ribu per kg.

Untuk bawang merah, Ida menjual seharga Rp 25 ribu per kg. Bawang putih biasa dan kating ia jual masing-masing seharga Rp 25 ribu dan Rp 32 ribu per kg. Harga sayuran yang Ida jual juga relatif murah, yakni timun seharga Rp 8 ribu, tomat Rp 10 ribu, dan kentang seharga Rp 15 – Rp 16 ribu. Namun, Rosni memberi catatan bahwa harga jeruk nipis sedang naik. “Jeruk nipis lagi naik. Jualnya Rp 30 eibu per kilo. Biasanya Rp 25 ribu, Rp 22 ribu, juga dikasih,” ujar Rosni.

Baca Juga : Harga Ayam Rp 35 Ribu perKg di Pasar Tomang Barat

Harga Cabai Rawit Merah Turun Jadi Rp 70 Ribu per Kg

Sebelumnya, harga cabai rawit merah perlahan menurun di pasar tradisional. Berdasarkan pantauan akhir bulan lalu jarga cabai masih Rp 90 ribu per kilogram (kg), kini harga sudah menyentuh Rp 70 ribu per kg. Marni (40) berkata turunnya harga cabai dipengaruhi pasokan yang kembali meningkat karena panen.

“Cabai rawit merah Rp 70 ribu per kg. Turun. Kemarin kan sampai Rp 80 ribu per kg. Mungkin di sono sudah mulai banyak, panennya mulai lagi. Kemarin belum panen,” ucapnya Harga cabai rawit hijau juga turun menjadi Rp 40 ribu per kg, padahal sebelumnya harga menyentuh Rp 80 ribu per kg. Sementara, hargai cabai merah keriting dijual Rp 60 ribu per kg. Marni berkata komoditas bawang pun masih stabil, yakni bawang merah seharga Rp 25 ribu per kg, bawan putih Rp 30 ribu per kg, dan bawang putih kating Rp 35 ribu per kg.

Harga Cabai Tembus Rp 100 Ribu

Harga Cabai Tembus Rp 100 Ribu

Daftarhargakomoditi.web.id – Kenaikan harga cabai di beberapa wilayah di Indonesia semakin tajam. Jika sebelumnya cabai bisa dijangkau di angka Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu per kilogram, maka kali ini, masyarakat harus merogoh kocek hingga Rp 100 ribu per kilogram.

Berbagai faktor disinyalir menjadi penyebab meroketnya harga komoditas ini, namun Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengklaim produksi cabai masih aman.

“Produksi cabai aman, yang penting terpenuhi,” ujar Amran

Sebelumnya, dilaporkan kenaikan cabai yang drastis membuat pedagang dan pembeli terkejut, terutama bagi pemilik warung makan.

Beberapa pedagang mengeluhkan sepinya pembeli, namun sisanya yakin harga akan kembali normal ketika musim panen raya tiba. Sementara, pembeli kini beralih ke cabai kering sebagai alternatif pengganti cabai merah segar.

Baca Juga : Ekspor RI Turun 3 Persen Lebih di Januari 2019

Harga Cabai Meroket di Pasar Tradisional, Kok Bisa?

Harga cabai rawit kembali meroket di pasar tradisional di ibu kota Jakarta. Bila sebelumnya harga cabai masih di kisaran Rp 40 ribu, sekarang sudah menembus Rp 70 ribu per kilogram (kg).

“(Harga) cabai masih tinggi, pasokannya kurang. Kurang pasokannya jadinya begini harganya,” jelas Sofyan (39) di Pasar Tomang Barat, Jakarta Barat.

Harga cabai rawit merah di lapaknya adalah Rp 70 ribu per kg, sama dengan harga cabai keriting merah. Sementara, harga cabai keriting hijau dan rawit hijau lebih murah.

“Cabai hijau keriting Rp 36 ribu per kg. Rawit hijau Rp 55 ribu per kg agak mendingan enggak terlalu mahal,” jelasnya.

Meski ada pembeli yang jadi enggan membeli cabai, Sofyan mengaku tak bisa menurunkan harga, sebab itu akan menyulitkannya untuk belanja cabai dari pemasok.

“Entar kalau jual murah, entar enggak bisa belanja. Berat juga (bagi pembeli) kalau mahal. Enak mah kalau murah-murah, stabil,” ucapnya.

Penjual lain, Partini (36), menjual cabai rawit merah dan hijau dengan kisaran harga sama, yakni Rp 70 ribu per kg. Cabai merah keriting dijual sedikit lebih mahal yakni Rp 80 ribu per kg.

Ia berkata pelanggan tetap membeli dengan porsi lebih kecil. “Tetap dibeli, cuman dikurangin doang. Jual setengab kilo atau seperempat, beli se-ons juga boleh,” ujarnya.

Sayur Mayur Juga Tinggi

Sofyan menjual bawang merah dan putih seharha Rp 35 ribu per kg. Sementara bawang putih kating dijual seharga Rp 40 ribu.

Harga komoditas sayur mayur juga masih relatif tinggi, yakni tomat srharha Rp 17 ribu per kg, harga kentang Rp 16 ribu per kg, dan harga timun masih di atas Rp 10 ribu per kg dari biasanya Rp 7.000.

Partini menjual bawang merah dan bawang putih di kisaran Rp 38 ribu per kg, dan bawang kating seharga Rp 45 ribu per kg. Ia pun turut mengungkapkan harga sayur mayur sedang naik.

Harga wortel Rp 16 ribu per kg, naik dari biasanya Rp 12 ribu per kg. Tomat harganya Rp 18 ribu per kg, naik dari biasanya Rp 12 ribu per kg. Timun yang biasanya Rp 8 ribu per kg juga menjadi Rp 12 ribu per kg.

“Harapannya agar turun, kalau murah kan yang jualnya enak, kalau mahal kan repot, nombokinterus,” ujar Partini.