Efek Virus Corona, Harga Bawang Putih Meroket hingga Rp 60 Ribu per Kg

Komoditas bawang putih mengalami kenaikan harga berangsur-angsur beberapa hari belakangan dari harga awal yang hanya Rp 30 ribu per kg.

Pedagang sayuran di Pasar Kelapa Gading, Cici, mengeluhkan harga bawang putih yang telah mencapai Rp 60 ribu per kg hari ini.

“Saya jualnya Rp 60 ribu per kg. Habis dari sananya juga sudah Rp 50 ribu-an lebih,” ujar Cici kepada Liputan6.com, Jumat (07/02/2020).

Belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan naiknya harga bawang putih ini, namun pedagang menduga adanya virus Corona menyebabkan pasokan menipis karena impor dari China terhambat.

Pedagang lainnya, Gugus, mengungkapkan hal yang senada. Dirinya menjual bawang putih seharga Rp 55 ribu per kg, itupun dengan keuntungan yang tipis.

“Iya tetap lah di jual segitu meskipun dapatnya sedikit. Habis mau gimana, naiknya drastis,” ungkap Gugus kepada Liputan6.com.

Sementara, harga komoditas lain seperti bawang merah, tomat dan lainnya mengalami peningkatan meskipun tak signifikan.

Harga bawang merah naik dari Rp 25 ribu per kg menjadi Rp 30 ribu per kg, tomat stagnan di angka Rp 13 ribu per kg, cabe merah keriting fluktuatif di angka Rp 65 ribu hingga Rp 70 ribu per kg.

Kemudian, cabe merah besar Rp 85 ribu per kg, cabe rawit merah Rp 85 ribu per kg dan cabe rawit hijau Rp 45 ribu per kg.

Impor dari China Disetop, Harga Bawang Putih Meroket

Pemerintah telah melakukan penghentian impor beberapa jenis bawang putih tentu dari China. Hal ini terkait wabah Coronavirus yang tengah menjangkiti China. Walhasil, hal ini turut mempengaruhi naiknya harga bahan pangan. Salah satunya bawang putih.

Warsih, pedagang bawang putih, mengaku harga bawang putih naik sejak maraknya pemberitaan wabah Coronavirus.

“Bawang naik, mungkin kemarin ramai masalah penyakit Corona,” ujarnya di Pasar Gondangdia, Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Dia memperkirakan lonjakan harga bawang putih mencapai sekitar dua kali lipat lebih.

https://www.jocker123.org/ trik memencilkan bandar ecek-ecek adalah lihatlah persyaratan nama lain aturan daftar joker188. Apabila syarat-syaratnya tersedia yang minta pemain bagi membayar upah pendaftaran kecuali untuk setoran deposit dahulu sebaiknya jangan dipercaya. Akar setoran awal atau ketika pendaftaran tersebut bisa dimanfaatkan oleh pemilik modal judi ecek-ecek untuk jadi keuntungan raksasa.

“Sekarang bisa sampai Rp 60 ribu lebih, kalau sebelumnya cuma Rp 25 ribu-Rp 30 ribu saja,” terang Warsih.

Diakui Warsih, kini bawang putih sepi pembeli akibat dari lonjakan harga yang tinggi.

Warsih berharap pemerintah bisa mengatasi hal ini agar masyarakat bisa membeli bawang putih dengan harga yang terjangkau.

Pedagang Lain

Nasib yang sama juga dialami Pur, seorang penjual bawang putih yang lokasinya tak jauh dengan Warsih. Ia mengeluhkan tingginya kenaikan harga bawang putih.

“Sekarang yang paling kelihatan pedagang bawang putih, sampai seratus persen lebih,” paparnya.

Ditemui di tempat yang sama, Lastri, seorang ibu rumah tangga yang sering berbelanja di pasar tersebut, mengeluh karena bawang putih melonjak tinggi.

Padahal menurut dia, komoditas itu kerap dibutuhkan oleh ibu rumah tangga sebagai bumbu dapur yang pokok.

“Iya nih Mas, mahal banget. Dari bulan Januari-lah, apalagi bawang ini kan bumbu wajib,” keluh dia.

Kini Lastri memilih untuk mengurangi jumlah pembelian bawang putih akibat dari kenaikan harga yang tinggi.

“Sekarang mesti diirit-irit. Biasanya beli bawang seminggu setengah kilo, sekarang seperempat kilo karena mahal,” katanya.

Lastri juga berharap pemerintah bisa mengendalikan harga komoditas tersebut.

Di Kelapa Gading Harga Bawang Putih Naik

Di Kelapa Gading Harga Bawang Putih Naik

Daftarhargakomoditi.web.id – Berikut adalah ulasan mengenai harga bawang putih yang sangat melonjak naik di pasar kelapa gading padahal bawang putih termaksut bahan pokok yang paling sering di gunakan saat memasak-masakan di rumah. Berikut ulasan mengenei kenaikan harga bawang putih.

Pada minggu ketiga Maret, harga sayuran di pasar Kelapa Gading cenderung stabil, meskipun beberapa produk seperti bawang putih telah meningkat. Potong bawang putih dengan harga Rp 42 ribu per kilogram (Kg) kini meningkat menjadi Rp 44 ribu per kilogram. Tomato lain jatuh dari harga asal Rp 12 ribu per kilogram hingga Rp 10 ribu per kilogram.

Beberapa pedagang pasar yang menjual sayuran mengaku tidak khawatir dengan harga sayuran yang cenderung tidak stabil. Apalagi selama sepekan ini kenaikan dan penurunan tidak terlalu signifikan. Roni (44) misalnya, yang sayurnya selalu habis setiap hari.

“Naik atau turun harga biasa kalau sayuran, untungnya sepekan ini nggak terlalu jauh naik atau turunnya. Pembeli tetap berdatangan setiap hari,” ujar dia saat berbincang dengan.

Komoditas lainnya pun cenderung berada di angka yang sama. Komoditas cabai berada di angka Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu mulai dari cabai merah keriting di harga Rp 25 ribu per kilogram, cabai merah besar Rp 30 ribu per kilogram, cabai rawit hijau Rp 20 ribu per kilogram dan cabai rawit merah Rp 35 ribu per kilogram. Sementara bawang merah stabil di angka Rp 30 per kilogram.

Agus (30), pedagang sayur lainnya mengungkapkan, harga sayuran di pasar Kelapa Gading memang cenderung stabil beberapa hari ke belakang.

“Enggak ada perubahan. Omzet juga stabil. Cuma kalau bawang sama tomat itu memang enggak bisa diprediksi, sekarang saja bawang putih naik,. Paling kalau sayur ya, bawang dan tomat yang berubah-ubah,” pungkas Agus.

Baca juga : Tetap Stabil Harga Sayur Di Pasar Tradisional

Harga Daging Ayam dan Telur Stabil di Pasar Kwitang Dalam

Sebelumnya, memasuki akhir pekan pada pertengahan Maret, harga daging ayamdan telur di Pasar Kwitang Dalam, Jakarta Pusat, terpantau normal.

Lie (62 tahun), seorang pedagang ayam di Pasar Kwitang Dalam menuturkan, harga daging ayam dalam waktu dekat ini belum berubah.

“Lagi biasa saja. Ayam fillet sekarang sama (harganya) Rp 50 ribu per kg. Ayam potong bagian paha juga, Rp 40 ribu per kg,” ujar dia saat berbincang dengan Liputan6.com, Jumat 15 Maret 2019.

Begitu pula dengan bagian tubuh ayam lain yang biasa dikonsumsi, lanjut Lie, secara harga masih standar. Seperti bagian ceker yang dijualnya Rp 25 ribu per kg, dan kepala ayam Rp 12 ribu per kg.

Lalu produk kulit ayam yang ditawarkannya Rp 25 ribu per kg, serta sepasang ati ampela Rp 2.500. “Semua normal,” ungkap Lie.

Normalitas harga ini juga dialami produk telur ayam dalam negeri. Choir (26 tahun) mengatakan, harga jual telur ayam dalam negeri kini cenderung standar setelah sebelumnya sempat meninggi.

“Telur ayam (dalam negeri) normal, Rp 23 ribu (per kg). Kalau kemarin kan sempat naik antara Rp 29-30 ribu. Kalau sekarang sudah normal,” ucap dia.

Namun demikian, hal itu tidak diikuti telur ayam kampung yang secara harga justru melambung. Choir menjual telur ayam kampung jenis biasa Rp 2.500 per butir, sedangkan yang jenis omega ditawarkannya Rp 2.700.

“Naiknya? Sudah 3 mingguan. Normalnya yang biasa Rp 2.200 (per butir), yang omega Rp 2.500 (per butir),” sebut dia.

Harga telur bebek juga naik dari Rp 2.500 per butir menjadi Rp 3 ribu per butir. Serta telur puyuh, yang meningkat dari harga normal Rp 35 ribu per kg menjadi Rp 40 ribu per kg.

daftar harga

Wisata Belanja Jika Tahun Baru Terjebak Di Jakarta

Daftarhargakomoditi.web.id – Sekarang jangan khwatir jikalau anda terkendala ingin berbelanja di tahun baru khusus kota jakarta. Kali ini kita akan merangkumkan tempat – tempat yang nyaman untuk anda berbelanja ketika di tahun baru di kota jakarta.

Pasar Santa

Nama pasar yang terletak di Jalan Cipaku I dan Jalan Cisanggiri II, Jakarta Selatan ini begitu booming beberapa tahun lalu. Ini tidak lepas dari peran anak-anak muda kreatif yang membuat Pasar Santa jadi fenomenal dan terkenal. Di tahun 2014 masuk komunitas-komunitas anak muda kreatif di lantai satu dengan kreasi dan dagangan. Ada kopi, piringan hitam, kaos, jam tangan, dan kuliner. Pasar Santa menawarkan beragam pemenuh kebutuhan. Di lantai basement khusus sembako, sayur mayur, beras, ikan, daging, dan kopi. Di lantai dasar lebih pada aksesori, jam tangan, toko emas, dan toko pakaian. Sementara di lantai satu, barulah semua kreativitas anak muda berkumpul.

Pasar Baru

Pasar Baru atau dikenal dengan nama Passer Baroe merupakan pasar pertama di Jakarta dan dibangun pada zaman Hindia Belanda di awal 1820an. Tempat belanja di kawasan Jakarta Pusat ini jadi gambaran kerukunan hidup di Jakarta dengan berbaurnya para pedagang dan pembeli dari berbagai etnis, baik dari masyarakat Betawi, Tionghoa, India maupun Eropa. Selain berbelanja, wisatawan juga bisa menikmati wisata sejarah di Pasar Baru.

Pasar Mayestik

Pasar Mayestik, merupakan salah satu pasar terlengkap yang berada di daerah Jakarta Selatan. Tak hanya untuk berbelanja, di pasar ini terdapat berbagai wisata kuliner lezat yang menggoyang lidah. Kalau selama ini pasar tradisional identik dengan becek atau bau sampah, sekarang sudah tak berlaku lagi terutama di Pasar Mayestik yang justru bersih dan nyaman karena menggunakan AC. Tapi, sensasi tawar-menawar masih ada, karena pedagangnya pun masih sama termasuk toko tekstil yang jadi ciri khas pasar di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ini. Hanya saja, lapak-lapak mereka makin apik. Selain pasar tradisional, ada semacam plaza yang dimanfaatkan untuk duduk-duduk sembari jajan camilan. Atau buat yang bawa bocah, ada area penyewaan mobil dan motor kecil bertenaga baterai.

Baca juga : Beli Sayur Dengan Aplikasi ?

Jakarta Gems Center Rawabening

Pasar Rawabening yang kini disebut Jakarta Gems Center (JGC), merupakan salah satu pusat penjualan batu akik.Beragam jenis batu akik dijual di pasar yang terletak di Jatinegara, Jakarta Timur ini. Mulai dari bacan, bandan, Sungai Dare, hingga rubi ada di pasar yang berada persis di seberang Stasiun Jatinegara ini.Namun, saat ini pamor batu akik sudah meredup. Seiring perkembangan zaman, batu akik mulai ditinggalkan. Padahal pada 2014 hingga 2015, batu akik sempat booming. Karena itu, banyak batu akik yang ditawarkan dengan harga murah. Kalau Anda masih menjadi peminat atau pecinta batu akik, tak ada salahnya untuk datang ke Pasar Rawabening atau Jakarta Gems Center ini. Pilihan batu akik untuk dibeli masih sangat beragam, dan harganya pun miring.

SMESCO Indonesia

Berbelanja tak harus di pasar atau di mal, tapi bisa juga di gedung. Di Jakarta ada SMESCO merupakan kepanjangan dari “Small and Medium Enterprises and Cooperatives”, atau KUKM – Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah. Gedung yang didirikan pada Maret 2007 dan berlokasi di Jalan Gatot Subroto ini, bertujuan: untuk mempromosikan produk-produk unggulan Indonesia kepada dunia Internasional. Sebagai pengelola, gedung SMESCO Indonessia menyewakan sebagian ruangan untuk area komersial seperti perkantoran dan sarana pendukung lainnya seperti Bank, ATM, Money Changer, Travel Agent, Mini Market, Restoran dan Cafe. Di Asian Games 2018, SMESCO Indonesia ditunjuk Inasgoc sebagai official marketing agency dan banyak atlet serta ofisial berburu oleh-oleh khas Nusantara.

Pasar Seni Ancol

Ancol termasuk kawasan favorit di Jakarta untuk merayakan Tahun Baru. Tapi kalau tak ingin mengikuti kemeriahan Tahu Baru, bisa dengan mengunjungi Pasar Seni.Di tempat ini Anda bisa berbelanja beragam benda seni sekaligus menyaksikan pertunjukan seni. Pasar ini cocok untuk berbelanja aneka benda seni, karena terdapat puluhan galeri yang memajang aneka kerajinan mulai dari lukisan, patung, relief, hingga tembikar. Di sana pengunjung pun bisa menjumpai koleksi kain tenun dan batik. Pasar di Jalan Pantai Indah tersebut juga tempat yang pas bila Anda tengah mencari ukiran khas Jepara atau Bali, wayang golek, wayang kulit, dan topeng khas dari beberapa daerah di tanah air. Meski tak seramai di masa kejayaannya di era 1980an, Pasar Seni Ancol tetap bisa mempertahankan eksistensi mereka dengan melahirkan berbagai karya seni.