Cara Pemkab Antisipasi Harga Cabai

Cara Pemkab Antisipasi Harga Cabai

Daftarhargakomoditi.web.id – Pemkab memiliki cara yang berbeda dengan mengatasi harga cabai ini. Cara ini terkesan unik namun tidak semua berfikit seperti berikut ini. Penasaran bagaimana cara Pemkab mengatasi harga capai di bawah ini ulasannya dari daftarhargakomoditi.web.id.

Dua tahun lalu, harga cabai meroket. Alasannya adalah kekurangan barang. Cabe merah, misalnya, sudah menembus harga Rp. 140 ribu per kilogram. Bahkan dengan cabai merah keriting dan cabai hijau, yang meningkat berkali-kali mencapai kisaran harga Rp. 60 ribu – Rp. 75 ribu per kilogram.

Tingginya harga itu tak lantas membuat petani sejahtera. Hanya segelintir petani yang bisa menikmati harga tinggi ini. Sebagian besar lainnya, justru dirundung sengsara lantaran panenan tak optimal hingga gagal panen. Saat itu, cuaca buruk menyebabkan tanaman cabai petani di berbagai daerah rusak.

Hukum pasar menyebut, harga berbanding terbalik dengan jumlah pasokan. Saat pasokan berlimpah, harga cabai akan turun.

Ini lah yang terjadi saat ini. Panen raya di berbagai daerah menyebabkan harga cabai anjlok. Salah satunya di Banjarnegara, Jawa Tengah.

Karenanya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara menggelar bazar cabai, mulai Jumat, 25 Januari 2019. Sebanyak 500 kwintal cabai dari petani dipasarkan langsung di kompleks perkantoran Dinperindagkop Kabupaten Banjarnegara, Semampir.

Staf Bagian Kesra Setda Banjarnegara, Anhar mengatakan bazar ini sebenarnya adalah pemantik agar masyarakat, utamanya aparatur sipil negara (ASN) peduli dengan petani.

Wujud kepedulian itu adalah dengan membeli cabai langsung kepada petani, bukan pada tengkulak atau pedagang pasar. Pasalnya, rantai distribusi nan panjang membuat harga cabai di tingkat petani murah.

Baca juga : Hercules Bantu Sebar Cabai Ke Pulau Seberang

Bagaimana Kentang Dieng?

Sementara, petani membutuhkan biaya yang tak sedikit untuk membudidayakan cabai. Jika harga sampai jatuh pada masa panen raya Februari mendatang, petani bisa gulung tikar.

“Ini sudah per hari ini, bazar perdana dijual lima kwintal lombok, di kompleks perkantoran Banjarnegara di Sumampir,” kata Anhar, Jumat 25 Januari 2019.

Anhar mengemukakan, harga cabai rawit dan keriting merah di Banjarnegara hanya Rp 8.000 per kilogram di tingkat petani, atau turun Rp 2.000 per kilogram dari harga biasanya yang mencapai Rp 10 ribu per kilogram.

Di Bazar Cabai Banjarnegara, cabai merah dan rawit dijual dengan harga Rp 15 ribu per kilogram. Adapun harga cabai hijau dijual dengan harga Rp 12 ribu. Dia mengklaim, harga ini sama dengan harga eceran di pasaran.

Cabai itu langsung dikirimkan oleh petani yang bekerjasama dengan Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi dan Dinas Pertanian Banjarnegara.

“Ya, dijualnya Rp 15 ribu langsung. Biasanya kan ini dibeli dari petani Rp 8.000 per kilogram. Yang hijau itu Rp 12 ribu per kilogram,” dia menambahkan.

Saat ini harga cabai di Banjarnegara memang tak jatuh total. Akan tetapi, jika penyerapan hasil panenan tak maksimal, dikhawatirkan akan turun drastis. Petani Banjarnegara, pernah menderita lantaran harga cabai jatuh ke Rp 4.000 per kilogram.

Selain cabai, Pemkab Banjarnegara juga tengah mengkaji untuk membeli kentang Dieng yang kini harganya juga turun akibat panen raya yang tak diimbangi dengan serapan maksimal.

Tak tertutup kemungkinan, beberapa hari ke depan, kentang Dieng juga menjadi komoditas yang masuk dalam bazar hasil pertanian. Kentang Dieng kini hanya Rp 7.500 per kilogram di tingkat petani.

Hercules Bantu Sebar Cabai Ke Pulau Seberang

Hercules Bantu Sebar Cabai Ke Pulau Seberang

Daftarhargakomoditi.web.id – Hercules grup dari TNI ini sampai membantu masyarakat untuk menyebar cabai ke pulau seberang karena harga cabai kita di dalam negeri sudah sangat anjlok turun. Ini adalah cara arternatif TNI agar dapat  keluarga petani. Berikut ulasan di bawah ini yang membahas superhero dari TNI kita.

Tampaknya tidak perlu memahami secara detail teori ekonomi klasik Adam Smith untuk mengetahui hukum ketika pasokan barang melimpah, maka harga suatu produk akan turun. Bahkan dengan petani cabai di Banjarnegara, Jawa Tengah.

Sejak Januari lalu, harga cabai terus menukik turun. Petani pun menjerit. Semula, harga cabai turun menjadi Rp 7.000 per kilogram.

Akibatnya, sebagian petani menahan diri untuk tak segera memanen cabai yang masih menggantung di pohon. Namun, bukannya membaik, harga cabai justru semakin jatuh ke harga Rp 4.000 per kilogram pada Februari 2019 ini.

Nestapa petani tak berhenti di situ. Di tengah harga yang jatuh, satu per satu tanaman cabai membusuk dan mati. Serangan bakteri menyebabkan petani semakin merana.

Pemerintah Kabupaten Banjarnegara sebenarnya juga tak tinggal diam dengan kondisi ini. Akhir Januari lalu, Dinas Pertanian dan Dinas Perdagangan Industri dan UMKM menggelar bazar cabai.

Cabai dari petani itu langsung dijual dengan harga eceran, sebesar Rp 15 ribu per kilogram. Harapannya, bazar cabai ini memicu kepedulian masyarakat, utamanya ASN, untuk turut membantu petani dengan cara membeli hasil panen dengan harga normal.

Tampaknya, upaya itu tak begitu efektif. Lepas bazar cabai, harga cabai tetap turun hingga akhirnya hanya dihargai Rp 4.000 per kilogram.

“Kita kembali menggelar bazar, pasar tani, tidak hanya cabai,” ucap Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjarnegara, Totok Setya Winarno.

Baca juga : Semua Harga Naik Di Pasar Kelapa Gading

Upaya lainnya, Dinas Pertanian Banjarnegara dan sejumlah wilayah lain berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk mengantisipasi jatuhnya harga cabai dan beragam komoditas hortikultura. Kesimpulannya, harga jatuh lantaran terjadi penumpukan satu komoditas di tempat tertentu.

Sementara, di wilayah berbeda, luar Jawa misalnya, harga cabai dan berbagai komoditas masih terhitung stabil. Karenanya, dibutuhkan distribusi yang cepat agar hasil pertanian lebih cepat sampai ke daerah lain.

Salah satu opsi agar harga sebuah komoditas tak jatuh adalah adalah dengan mengirim hasil pertanian ke luar pulau. Masalahnya, untuk mengirim hasil panenan secara cepat dibutuhkan alat angkut pesawat yang memerlukan biaya tinggi.

Sebab itu, Kementerian Pertanian meminta Penglima TNI untuk mengerahkan pesawat Hercules untuk diperbantukan mendistribusikan cabai dan berbagai komoditas pertanian ke luar pulau. Hal itu dilakukan untuk menanggulangi jatuhnya harga berbagai komoditas pertanian pada masa panen raya ini.

“Responnya bagus. Karena ini merupakan tanggung jawab bersama,” dia mengungkapkan.

Totok mengatakan, Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian telah berkirim surat ke Panglima TNI usai berkoordinasi dengan dinas pertanian kabupaten di Jakarta. Harapannya, pesawat hercules bisa mendistribusikan komoditas pertanian secara cepat ke daerah yang membutuhkan.

“Yang intinya, kita di Jakarta itu mencari solusi. Di mana, memang, transportasi udara itu kan mahal. Maka, kemarin itu Pak Dirjen langsung membuat surat permohonan kepada Panglima TNI, untuk mengerahkan hercules,” ucapnya.

Totok menerangkan, panen serentak di berbagai daerah dan sistem distribusi hasil pertanian yang belum bisa diandalkan untuk menjangkau luar pulau menjadi pangkal anjloknya harga komoditas pertanian.

“Biar nanti, distribusi ke luar pulau bisa lancar,” dia menambahkan.

Dalam jangka panjang, dinas pertanian di wilayah mendorong petani melakukan pengolahan pascapanen. Produk dijual bukan dalam bentuk segar, melainkan sudah menjadi olahan siap saji.

“Daya simpannya lebih panjang,” dia menerangkan.

pasar ekstrime

Pasar Tradisonal Paling Ekstrim

Daftarhargakomoditi.web.id – Berbicara tentang pasar tradisional, ada sisi lain yang menarik. Di beberapa negara, ada pasar yang dikenal paling ekstrim di dunia.
Pasar ini di anggap ekstrim karena menjual makanan hewan peliharaan, tempat-tempat berbahaya untuk pesona yang tak terduga.

Pasar Tomohon – Indonesia

Sudah sejak lama, para aktivis dalam dan luar negeri menyerukan penutupan pasar Tomohon, di Sulawesi Utara, Indonesia.

Sebab, pasar tradisional tersebut memjual daging anjing, kucing, ular, biawak hingga hewan lainnya yang kadang tak pantas untuk dikonsumsi manusia.

Selain mendapat daya tarik karena kontroversinya, pasar ekstrem di Tomohon ini sudah terkenal ke mancanegara. Bahkan, situs travel terkenal seperti TripAdvistor menjadikannya sebagai salah satu wisata ekstrem bagi para penjelajah.

Jika Anda ke kawasan ini, maka siap-siap untuk merasakan mual. Karena kebanyakan orang awam yang tak biasa melihat itu akan merasakan hal demikian.

Pasar Maeklong Railway Station – Thailand

Jika sebelumnya di Tomohon menjual daging anjing hingga kucing, pasar di Thailand ini menjual kebutuhan normal yang selayaknya ada di tempat berjualan tradisional.

Lalu, apa yang membuatnya beda dan dianggap ekstrem?

Rupanya, bukan dari bahan makanan yang dijual, melainkan lokasinya yang berada di rel kereta api. Bahkan, kereta api di sana masih beroperasi dan kerap lewat, dikutip dari laman CNN.

Apabila kereta api lewat maka para pedagang akan segera melipat payungnya. Kereta yang terlihat akan melaju lambat dari biasanya agar para pekerja bisa dengan sigap membereskan barang dagangannya.

Para pembeli pun juga turut menepi. Sesekali, para turis mengeluarkan ponsel untuk merekam kejadian.

Anda patut berhati-hati apabila ada di pasar ini. Jangan sampai Anda sampai tertabrak kereta.

Baca juga : Wisata Belanja Jika Tahun Baru Terjebak Di Jakarta

Pasar La Paz – Bolivia

Dikatakan sebagai pasar ekstrem karena pasar ini sudah sejak lama menjual barang-barang yang dianggap memiliki sihir.

Secara terbuka, pasar ini menjajakan benda-benda yang memiliki bentuk aneh dan ada unsur magisnya, demikian dikutip dari laman keepcruisingworld.com.

Sebagian dari Anda mungkin tidak percaya dengan hal ini. Tetapi, pasar itu masih bertahan lantaran banyak warga yang datang untuk membeli barang tersebut.

Baik untuk mendapatkan jodoh hingga mengirimkan ilmu hitam ke seseorang yang tidak ia sukai.

Salah satu hal yang paling menarik di pasar adalah janin llama, yang menurut tradisi lama harus dilemparkan ke ruang bawah tanah rumah untuk keberuntungan dan kemakmuran.

daftar harga

Wisata Belanja Jika Tahun Baru Terjebak Di Jakarta

Daftarhargakomoditi.web.id – Sekarang jangan khwatir jikalau anda terkendala ingin berbelanja di tahun baru khusus kota jakarta. Kali ini kita akan merangkumkan tempat – tempat yang nyaman untuk anda berbelanja ketika di tahun baru di kota jakarta.

Pasar Santa

Nama pasar yang terletak di Jalan Cipaku I dan Jalan Cisanggiri II, Jakarta Selatan ini begitu booming beberapa tahun lalu. Ini tidak lepas dari peran anak-anak muda kreatif yang membuat Pasar Santa jadi fenomenal dan terkenal. Di tahun 2014 masuk komunitas-komunitas anak muda kreatif di lantai satu dengan kreasi dan dagangan. Ada kopi, piringan hitam, kaos, jam tangan, dan kuliner. Pasar Santa menawarkan beragam pemenuh kebutuhan. Di lantai basement khusus sembako, sayur mayur, beras, ikan, daging, dan kopi. Di lantai dasar lebih pada aksesori, jam tangan, toko emas, dan toko pakaian. Sementara di lantai satu, barulah semua kreativitas anak muda berkumpul.

Pasar Baru

Pasar Baru atau dikenal dengan nama Passer Baroe merupakan pasar pertama di Jakarta dan dibangun pada zaman Hindia Belanda di awal 1820an. Tempat belanja di kawasan Jakarta Pusat ini jadi gambaran kerukunan hidup di Jakarta dengan berbaurnya para pedagang dan pembeli dari berbagai etnis, baik dari masyarakat Betawi, Tionghoa, India maupun Eropa. Selain berbelanja, wisatawan juga bisa menikmati wisata sejarah di Pasar Baru.

Pasar Mayestik

Pasar Mayestik, merupakan salah satu pasar terlengkap yang berada di daerah Jakarta Selatan. Tak hanya untuk berbelanja, di pasar ini terdapat berbagai wisata kuliner lezat yang menggoyang lidah. Kalau selama ini pasar tradisional identik dengan becek atau bau sampah, sekarang sudah tak berlaku lagi terutama di Pasar Mayestik yang justru bersih dan nyaman karena menggunakan AC. Tapi, sensasi tawar-menawar masih ada, karena pedagangnya pun masih sama termasuk toko tekstil yang jadi ciri khas pasar di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ini. Hanya saja, lapak-lapak mereka makin apik. Selain pasar tradisional, ada semacam plaza yang dimanfaatkan untuk duduk-duduk sembari jajan camilan. Atau buat yang bawa bocah, ada area penyewaan mobil dan motor kecil bertenaga baterai.

Baca juga : Beli Sayur Dengan Aplikasi ?

Jakarta Gems Center Rawabening

Pasar Rawabening yang kini disebut Jakarta Gems Center (JGC), merupakan salah satu pusat penjualan batu akik.Beragam jenis batu akik dijual di pasar yang terletak di Jatinegara, Jakarta Timur ini. Mulai dari bacan, bandan, Sungai Dare, hingga rubi ada di pasar yang berada persis di seberang Stasiun Jatinegara ini.Namun, saat ini pamor batu akik sudah meredup. Seiring perkembangan zaman, batu akik mulai ditinggalkan. Padahal pada 2014 hingga 2015, batu akik sempat booming. Karena itu, banyak batu akik yang ditawarkan dengan harga murah. Kalau Anda masih menjadi peminat atau pecinta batu akik, tak ada salahnya untuk datang ke Pasar Rawabening atau Jakarta Gems Center ini. Pilihan batu akik untuk dibeli masih sangat beragam, dan harganya pun miring.

SMESCO Indonesia

Berbelanja tak harus di pasar atau di mal, tapi bisa juga di gedung. Di Jakarta ada SMESCO merupakan kepanjangan dari “Small and Medium Enterprises and Cooperatives”, atau KUKM – Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah. Gedung yang didirikan pada Maret 2007 dan berlokasi di Jalan Gatot Subroto ini, bertujuan: untuk mempromosikan produk-produk unggulan Indonesia kepada dunia Internasional. Sebagai pengelola, gedung SMESCO Indonessia menyewakan sebagian ruangan untuk area komersial seperti perkantoran dan sarana pendukung lainnya seperti Bank, ATM, Money Changer, Travel Agent, Mini Market, Restoran dan Cafe. Di Asian Games 2018, SMESCO Indonesia ditunjuk Inasgoc sebagai official marketing agency dan banyak atlet serta ofisial berburu oleh-oleh khas Nusantara.

Pasar Seni Ancol

Ancol termasuk kawasan favorit di Jakarta untuk merayakan Tahun Baru. Tapi kalau tak ingin mengikuti kemeriahan Tahu Baru, bisa dengan mengunjungi Pasar Seni.Di tempat ini Anda bisa berbelanja beragam benda seni sekaligus menyaksikan pertunjukan seni. Pasar ini cocok untuk berbelanja aneka benda seni, karena terdapat puluhan galeri yang memajang aneka kerajinan mulai dari lukisan, patung, relief, hingga tembikar. Di sana pengunjung pun bisa menjumpai koleksi kain tenun dan batik. Pasar di Jalan Pantai Indah tersebut juga tempat yang pas bila Anda tengah mencari ukiran khas Jepara atau Bali, wayang golek, wayang kulit, dan topeng khas dari beberapa daerah di tanah air. Meski tak seramai di masa kejayaannya di era 1980an, Pasar Seni Ancol tetap bisa mempertahankan eksistensi mereka dengan melahirkan berbagai karya seni.