Indonesia Impor Gula Nusantara Kurang Manis

Indonesia Impor Gula Nusantara Kurang Manis

daftarhargakomoditi.web.id Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Indonesia Impor Gula Nusantara . Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Indonesia Impor Gula 

Harga gula pasir konsumsi atau gula kristal putih (GKP) masih terus melambung. Untuk menormalisasikan harga, Perum Bulog mengusulkan buka keran impor.Per kemarin harga gula berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPSN) mencapai Rp 14.600 per kilogram (kg). Lalu, berdasarkan data Info Pangan Jakarta, harga gula per hari ini Rp 13.680/kg.Sementara, harga acuan gula di tingkat konsumen yang diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 7 tahun 2020 yakni Rp 12.500/kg.Untuk mengantisipasi harga semakin melonjak, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Tri Wahyudi mengusulkan agar pemerintah segera mengimpor GKP.

“Banyak pihak yang minta kalau Bulog harus punya stok (gula). Kita sampaikan itu ke rapat koordinasi (rakor) bahwa kami butuh untuk stabilisasi harga,” ungkap Tri di Kantor Pusat Bulog, Jakarta, Rabu (19/2/2020).Usulan itu dilontarkan, mengingat panen tebu untuk kebutuhan produksi gula dalam negeri akan jatuh setelah Hari Raya Idul Fitri. Sedangkan, di bulan Ramadan dan Idul Fitri dapat dipastikan kebutuhan gula konsumsi akan melonjak drastis.

“Ya panen kan setelah lebaran, panen tebu. Jadi kami mengusulkan untuk mendapat penugasan importasi gula,” kata Tri.Ia mengusulkan agar volume GKP yang diimpor sekitar 200.000 ton. Namun, ia belum mengetahui negara asal impornya dari mana karena usulan ini belum disetujui oleh pemerintah.”Tergantung, kita kita suplai dari mana,” ujar Tri.Lalu apakah Kementerian Perdagangan setuju? Menanggapi hal itu, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mentatakan, pemerintah tidak main-main soal membuka keran impor. Usulan itu akan dibahas terlebih dahulu dengan pemangku kepentingan lain melalui rapat koordinasi terbatas (rakortas).”Semua itu kan berdasarkan rakortas, jadi sesuai rakortas ya kita keluarkan. Tidak serta merta kita main keluarkan. Karena harus ada koordinasi dengan kementerian lain,” ujarnya di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Agus menekankan, keputusan impor ditentukan melalui rakortas agar ada pertimbangan. Dengan begitu keputusan impor GKP bisa tepat sasaran.Dia khawatir jika terlalu mudah membuka keran impor akan merusak harga. Lalu yang akan dirugikan petani gula dalam negeri.”Jangan sampai merusak petani kita, harganya jangan terlalu murah tidak boleh, terlalu mahal ya apa lagi terlalu mahal,” tuturnya.Untuk mengantisipasi kenaikan harga gula konsumsi yang terus melambung, pemerintah sudah mulai mengeluarkan stok untuk melakukan operasi pasar.

Perum Bulog sudah mengusulkan agar pemerintah melakukan impor gula kristal putih (GKP) sebanyak 200.000 ton sejak 17 Februari. Hal itu diusulkan melihat harga gula konsumsi sudah merangkak naik sejak awal 2020.Berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional, harga gula mencapai Rp 14.750 per kilogram (kg). Lalu, berdasarkan Info Pangan Jakarta, harga gula hari ini mencapai Rp 14.244/kg. Sementara, harga acuan gula di tingkat konsumen yang diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 7 tahun 2020 yakni Rp 12.500/kg.

Direktur Utama Bulog Budi Waseso (Buwas) mengatakan, hingga saat ini pemerintah belum juga memberikan keputusan importasi gula itu. Dia mengatakan izin dipegang oleh Menteri Perdagangan.”Sampai saat ini belum ada keputusan. Itu yang menentukan kan Menteri Perdagangan (Mendag). Ya sudah nggak perlu ditanyakan keputusannya. Itu kan tidak ada keputusannya,” ungkap Buwas ketika sidak Gudang Bulog di Jakarta Utara, Kamis (27/2/2020).Ia mengungkapkan, saat ini pasokan gula sudah terhenti hingga membuat harga melonjak.”Supply-nya terhenti, terhenti itu kan dari sebab-akibat, karena kekurangan. Termasuk tidak adanya tambahan impor, kan harusnya kita hitung memang kebutuhan. Impor tidak berdasarkan kuota, tapi kebutuhan. Harusnya kan begitu,” ucap mantan Kepala BNN tersebut.

Baca Juga : Bu Susi Kontrol Ekspor Lobster

Menurutnya, dengan menugaskan impor pada Bulog, stabilisasi harga dapat dilakukan dengan efektif. Pasalnya, Bulog diawasi langsung oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).”Bulog ini kan tidak impor secara umum. Kita impornya diawasi. Diaudit oleh BPK. Bukan seperti swasta, karena kita penugasan. Berarti harganya sudah dipatok sekian, jualnya sekian, kualitasnya harus sekian. Itu, jadi beda. Maka Bulog tidak bisa disamakan dengan swasta. Kalau swasta begitu dapat perintah impor ya impor, ya suka-suka dia saja,” terangnya.Buwas juga menyinggung soal penugasan impor gula yang hanya diberikan pada pelaku industri yang tak pernah menyerap hasil tebu dalam negeri. Ia mengeluhkan hal itu.”Sekarang kan justru yang paling banyak mendapatkan kuota gula justru pabrik-pabrik rafinasi yang tidak menyerap tebu-tebu rakyat, masyarakat petani tebu. Tapi orang pabrik yang mengolah rafinasi jadi gula, ya sudah itu yang ada sekarang. Maka kita banyak impor dan membuat petani-petani yang sekarang kesulitan penerapan tebunya,” pungkasnya.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan impor untuk komoditas gula pasir konsumsi atau gula kristal putih (GKP). Hal ini dilakukan mengingat harga komoditas pangan ini belakangan terus naik signifikan.Per hari ini, Kamis (27/2/2020) harga gula berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPSN) telah mencapai Rp 14.500 per kilogram (kg). Padahal, harga acuan gula di tingkat konsumen yang diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 7 tahun 2020 yakni hanya sebesar Rp 12.500/kg.Mengatasi hal tersebut, Kementan memutuskan untuk kembali membuka keran impor. Rencananya realisasi pemenuhan gula impor mulai masuk per Mei 2020 mendatang.

“Mei (2020) nanti,” ujar Agung ditemui di Menara Kadin Indonesia, Kamis (27/2/2020).Kementan mengusulkan agar volume GKP yang diimpor sekitar 130.000 ton. Untuk negara impornya, Kementan memilih India sebab dianggap paling strategis untuk melancarkan ekspor produk kelapa sawit Indonesia yang sempat menurun akibat Corona.”Kita sudah mengajukan kebutuhan impor baru sebesar 130.000 ton tapi ini dari India jadi kita barter dengan mereka, karena kalau gak gitu (sawit) kita nggak bisa masuk ke sana,” tambahnya.Meski demikian usulan itu belum final dan perlu dibahas terlebih dahulu dengan pemangku kepentingan lain melalui rapat koordinasi terbatas (rakortas).”Keputusannya kita baru usulkan, belum ketok palu, ketok palu di Rakortas,” pungkasnya.

Bu Susi Kontrol Ekspor Lobster

Bu Susi Kontrol Ekspor Lobster

daftarhargakomoditi.web.id Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Bu Susi Kontrol Ekspor Lobster. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Bu Susi Kontrol Ekspor Lobster

Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Edhy Prabowo berniat merevisi Peraturan Menteri (Permen) Nomor 56 Tahun 2016, tentang Larangan Penangkapan dan atau Pengeluaran Lobster, Kepiting, dan Rajungan dari Indonesia.Revisi dilakukan supaya Indonesia bisa membudidaya lobster dan mendapat nilai tambah sebelum akhirnya diekspor. Sudah sampai mana rencana revisi Permen ini?”Kalau revisi Permen sudah finalisasi. Kami sudah laporkan secara lisan kepada Pak Menko Maritim (Luhut Binsar Pandjaitan) dan beliau menerima laporan itu sangat mendukung, dan untuk langkah selanjutnya kami akan laporkan ke Bapak Presiden (Joko Widodo/Jokowi),” katanya di pusat riset kelautan Universitas Tasmania, Hobart, Tasmania, Kamis (27/2/2020)”Secara lisan sudah saya sampaikan (ke Jokowi), tinggal nanti kami akan presentasi dalam waktu dekat,” tambahnya.Ia mengatakan, jika Jokowi sudah setuju, maka KKP akan merilis Permen baru yang akan menggantikan Permen yang dirilis oleh menteri KP sebelumnya, Susi Pudjiastuti.”Kalau presiden sudah setuju, kita tinggal keluarkan Permen. Karena permen ini muncul atas aspirasi penyerapan masyarakat semua, pelaku usaha termasuk pemangku kepentingan lainnya termasuk orang-orang pemerhati lingkungan. Mayoritas setuju untuk budidaya. Intinya harus ada pemanfaatan dan diawasi dengan baik,” jelasnya.

Saat ini budidaya lobster masih terganjal Permen Kelautan dan Perikanan Nomor 56 Tahun 2016 tersebut. Sekarang ini benih lobster banyak diselundupkan akibat budidaya yang memakan waktu lama.Pemerintah pun berniat membuka kembali keran ekspor benih lobster sambil mengembangkan teknik budidaya dengan tingkat keberhasilan lebih tinggi.Salah satu caranya adalah menggandeng Universitas Tasmania, Australia, untuk kerja sama riset dan pengembangan.

Kementerian Kelautan dan Perikanan berniat membudidaya lobster di dalam negeri sehingga mendapatkan nilai tambah. Indonesia tidak akan sendiri karena negara tetangga mengaku siap bantu.Negara tetangga tersebut adalah Australia. Pada Kamis 27 Februari 2020 waktu setempat, pemerintah Indonesia sudah meneken MoU dengan pihak Australia, dalam hal ini Universitas Tasmania.”Australia bukan hanya sahabat Indonesia tapi juga tetangga. Kita bisa memilih teman, tapi tidak bisa memilih tetangga. Tetangga itu sudah kehendak Tuhan. Apakah kita bisa jadi tetangga yang baik, atau tetangga yang jahat. Australia memilih untuk jadi tetangga yang baik untuk Indonesia, maka dari itu saya bersyukur dan berterima kasih,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Edhy Prabowo di Hobart, Tasmania, Kamis (27/2/2020).

Ruang lingkup kerja sama yang diteken dalam MoU tersebut antara lain:
– Melakukan penelitian bersama di bidang kelautan dan perikanan,
– Mengembangkan program tailor-made di bidang pendidikan dan pelatihan kelautan dan perikanan,
– Secara bersama-sama mempromosikan pencapaian dan hasil penelitian bersama melalui pengembangan proyek percontohan,
– Segala bentuk kerja sama lain yang relevan yang akan diputuskan bersama oleh para pihak terkait.

Baca Juga : Beras Bulog Telat Ekspor Jadi Rastra

Indonesia sendiri sudah berniat untuk membudidaya lobster supaya dapat nilai tambah. Edhy mengaku akan merevisi Peraturan Menteri (Permen) Kelautan dan Perikanan Nomor 56 Tahun 2016 tentang Larangan Penangkapan Lobster, Kepiting dan Rajungan melarang penangkapan benih lobster karena dinilai bisa menghambat budidaya lobster.Menurut Edhy, rencana revisi permen itu sudah disampaikan ke Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, dan secara lisan disampaikan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).”Secara lisan sudah saya sampaikan (ke Jokowi), tinggal nanti kami akan presentasi dalam waktu dekat,” tambahnya.Ia mengatakan, jika Jokowi sudah setuju, maka KKP akan merilis Permen baru yang akan menggantikan Permen yang dirilis oleh menteri KP sebelumnya, Susi Pudjiastuti.

Peraturan Menteri (Permen) Kelautan dan Perikanan Nomor 56 Tahun 2016 tentang Larangan Penangkapan Lobster, Kepiting dan Rajungan melarang penangkapan benih lobster karena diperkirakan bisa berujung kepada kepunahan lobster.Namun Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Edhy Prabowo akan merevisi kebijakan yang diterbitkan pendahulunya, Susi Pudjiastuti. Menurut Edhy, lobster tidak akan punah meski sudah ditangkapi berkali-kali.”Satu, masalah tentang lobster kita harus klarifikasi dulu, bahwa ternyata kita tidak akan mengalami kepunahan soal lobster ini. Di sini dijawab langsung oleh ahlinya, beliau meneliti sudah 20 tahun,” katanya di pusat riset kelautan Universitas Tasmania, Hobart, Tasmania, Kamis (27/2/2020).Edhy sebelumnya sudah berdiskusi dengan para peneliti lobster dari Universitas Tasmania. Wilayah Australia ini memang termasuk dalam sepuluh besar penghasil lobster terbaik di duniaSekarang, menurut Edhy, tinggal bagaimana Indonesia bisa membudidaya lobster dengan baik sehingga bisa menjadi nilai tambah.Edhy menambahkan, tingkat keberhasilan budidaya lobster Australia sudah mencapai 25%, sehingga Indonesia bisa meniru cara negeri jiran tersebut.

“Indonesia harus bisa belajar. Apalagi lobster adalah salah satu komoditas yang masih dimakan oleh orang kaya, nah ini yang harus kita kembangkan dan ini harus kita dorong,” ujarnya.”Salah satunya adalah bagaimana melakukan budidaya secara sustainable efektif efisien, dan bagaimana melakukan penangkapan ikan juga supaya ramah lingkungan,” tambahnya.Selain itu, Edhy yang datang bersama rombongan eselon I KKP itu juga berdiskusi soal budidaya ikan hingga kepiting di universitas tersebut.”Kita harapkan ini bisa jadi langkah pertama, jadi bagaimana budidaya yang diminta pak presiden ini bisa menjadi perkayaan bagi kami untuk melakukan budidaya di masyarakat lebih cepat dan lebih ramah lingkungan,” tambahnya.

Teten Mengeluh Impor Susu Nasional Melonjak

Teten Mengeluh Impor Susu Nasional Melonjak

daftarhargakomoditi.web.id Susu sapi nasional yang di pasteurisasi yang banyak di jual di Indonesia ternyata di dominasi oleh susu impor. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Teten Mengeluh Impor Susu Nasional Melonjak .Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Teten Mengeluh Impor Susu Nasional Melonjak

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, konsumsi susu rakyat Indonesia saat ini mencapai 8 juta liter, sementara produksi baru 1,5 juta liter. “Artinya, kebutuhan susu nasional didominasi susu dari impor,” ujar Teten seusai meninjau Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) di Lembang, Bandung, Selasa (24/12/2019) malam.

Melihat hal tersebut, sambung Teten, sektor persusuan nasional harus menjadi satu kebijakan nasional. Sesuai arahan Presiden RI, pemerintah harus fokus di sektor produksi terutama yang berorientasi ekspor dan substitusi impor. Dari hasil diskusinya bersama KPSBU, dipetakan tiga masalah untuk membangkitkan kembali koperasi susu di Indonesia. Masalah pertama, kebutuhan peremajaan indukan sapi yang berkualitas, agar produktivitas petani meningkat. Kedua, kebutuhan lahan untuk pakan ternak. Ketiga, terkait pembiayaan. Teten mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan beberapa kementerian untuk mengakses lahan milik PTPN sebagai lahan pakan ternak, serta menyangkut impor indukan, dan sebagainya.

Pihaknya juga siap bekerjasama dengan Kementan untuk memproduksi susu dan dengan Kemenkes untuk penyediaan susu bagi anak sekolah secara berkala. Kementerian BUMN pun akan dilibatkan agar bisa memanfaatkan lahan-lahan yang menganggur. Untuk masalah pembiayaan, Kemenkop memiliki LPDB KUMKM. Selain itu, kini sudah ada KUR (kredit usaha rakyat) untuk peternak dengan jangka waktu kredit lebih panjang. “Kita sudah ada itu, dan saya pikir sudah tidak menjadi masalah lagi,” ungkap Teten.

Baca Juga : Malaysia Larang Impor Babi Dari Indonesia

Pengurus Gaubungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) Unang Sudarma mengatakan, minum susu merupakan cara paling mudah untuk meningkatkan gizi dan makanan paling mudah dicerna. Untuk itu ia berharap agar kendala-kendala terkait produksi susu segera diatasi. Kendala itu antara lain pengadaan populasi bibit sapi perah dan kurangan modal. Utamanya, bagaimana agar generasi milenial tertarik menjadi peternak sapi.

“Kini, usaha sapi perah menjadi usaha yang cukup menarik dengan menggunakan tekhnologi, tidak lagi terkesan kotor, kumuh dan kampungan,” tutur Unang. Direktur Utama PT Industri Susu Alam Murni Yusuf Munawar mengungkapkan hal serupa, sulit mendapatkan bibit bagus. Peternak susu yang dikelola koperasi akan menurunkan biaya produksi 25 persen. “Kapasitas produksi 200 ton, dan saat ini baru dimanfaatkan 75 persen. Karenanya kami masih bisa memproduksi susu lebih banyak lagi jika bahan baku susunya tersedia,” jelas Yusuf.

Peneliti dari Fakultas Peternakan Unpad Andre R Daud mengungkapkan, industri susu mengalami beberapa persoalan. Yakni produksi susu menurun, harga produk rendah, dan biaya produksi tinggi. Untuk itu Andre meminta adanya upaya menurunkan biaya produksi peternak sapi perah. Apalagi alih fungsi lahan untuk ketersediaan hijauan makin berkurang. Andre menyarankan, untuk perluasan pemasaran, jangan hanya menjual bahan baku susu, tapi bagaimana bisa penyedia bahan jadi atau susu olahan. “Saya berharap Kemenkop sebagai bapaknya yang mencari dananya, Kementan sebagai ibunya yang mengelola industrinya,” ujar dia.

Minta Ekspor Udang Rebong Dari China

Minta Ekspor Udang Rebong Dari China

daftarhargakomoditi.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Minta Ekspor Udang Rebong Dari China.  Berikut ini kami akan memberikan pembahasan yang berkaitan dengan artikel yang membahas mengenai Minta Ekspor Udang Rebong Dari China

Pemasaran udang papai atau udang rebon hasil tangkapan nelayan Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, mampu menembus pasar ekspor Cina.“Pengelolaan udang papai hasil nelayan dikelola oleh PT Pilar Lautan Persada yang telah memegang izin HACCP kelas B, sehingga diizinkan untuk melakukan ekspor,” kata Kepala Dinas Perikanan Kotawaringin Barat (Kobar) Rusliansyah di Pangkalan Bun, Kamis 12 Desember 2019.Menurut dia, di Indonesia hanya di Kabupaten Kobar yang memiliki alat pengeringan dan alat pengukusan udang papai yang telah bersertifikasi dari Kementerian Kelautan. Selama 2019 ini sekitar 30 ton udang papai sudah diekspor ke Cina.

Saat ini ekspor udang papai Kotawaringin Barat ke Cina melalui Surabaya, Jawa Timur, karena pelabuhan di kabupaten ini belum memiliki ruang pendingin. Hal ini yang akan diperjuangkan kepada pemerintah pusat dan dari pihak karantina sudah menyetujui sehingga diharapkan ekspor bisa semakin mudah.Kepala Bidang Pengembangan Usaha Perikanan Hermanto menambahkan, saat ini pihaknya baru melibatkan masyarakat nelayan Desa Kubu dan Keraya, padahal masih banyak desa lain yang berpotensi.

Ia mencontohkan, di Desa Sungai Cabang Timur pun memiliki potensi udang papai yang bagus, tetapi terkendala transportasi ke desa itu karena harus melalui laut sehingga baru dari dua desa yang bisa dioptimalkan.Saat ini Dinas Perikanan tengah memperjuangkan agar masyarakat nelayan memiliki alat tangkap khusus udang papai untuk memenuhi permintaan ekspor ke Cina yang mencapai 500 ton setiap tahunnya. Nelayan terkendala peralatan nelayan sehingga belum bisa memenuhi permintaan meski potensi sangat besar.

Baca Juga :Luhut Yakin RI Jadi Eksportir Stainless Steel Terbesar

Pihaknya optimistis Kotawaringin Barat akan memiliki produk sendiri hasil dari udang papai. Informasi dari Kementerian Kelautan, Kotawaringin Barat menjadi daerah pertama di Indonesia yang memiliki pabrik udang papai yang dilengkapi peralatan pengukuran dan pengeringan yang canggih sesuai permintaan pasar Cina.“Hasil pengeringan udang papai kita sudah sempurna karena rendemen mencapai 20 sampai dengan 30 persen. Jadi dari 100 kg udang papai basah jika dikeringkan hanya menjadi 20 kg udang papai kering. Hal itulah alasan mengapa udang papai kita tembus ke Cina karena memiliki kualitas yang terbaik,” kata Hermanto.

Rokok Peran Kedua Kemiskinan

Rokok Peran Kedua Kemiskinan

Daftarhargakomoditi.web.id Rokok merupakan sumber penghasilan bagi Indonesia dan juga aspek kemiskinan. Berikut ini adalah ulasan mengenai rokok yang menjadi peran kedua dalam kemiskinan RI.

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data data garis kemiskinan di Tanah Air per Maret 2018. Ada sejumlah komoditi makanan yang mempengaruhi angka kemiskinan di Indonesia tersebut.Secara nasional, demikian dikutip dari situs BPS, beras menjadi faktor paling berpengaruh, baik di perkotaan (20,95 persen) maupun di pedesaan (26,79 persen). Apa lagi komoditi lainnya yang mempengaruhi garis kemiskinan ini?

1. Rokok kretek filter ternyata ada di posisi kedua
Kala Rokok Kretek Filter Punya Andil Besar Terhadap Garis Kemiskinan
Boleh percaya boleh tidak, tapi data menyebutkan bahwa rokok kretek filter memberi sumbangan terbesar kedua terhadap garis kemiskinan. Dan, ini terjadi di perkotaan (11,07 persen), maupun di pedesaan (10,21 persen).

Info Terbaru Game Joker123 : Kini daftar agen situs judi slot joker123 online Indonesia dengan deposit minimal hanya 25000 ribu saja dapat anda lakukan melalui link http://www.jokerr123.org/ sehingga anda bisa memainkan semua game slot online, game tembak ikan joker123.

Contoh di Kalimantan Barat. Di provinsi ini, beras juga memberi sumbangan pengaruh sebesar 22,52 persen di perkotaan dan 29,53 persen di pedesaan. “Sedangkan rokok kretek filter, di perkotaan sebesar 12,11 persen dan 9,71 persen di pedesaan,” kata Kepala BPS Kalbar Pitono, Selasa (17/7), seperti dikutip dari situs Antara.

Lebih lanjut dia menjelaskan, garis kemiskinan dipergunakan sebagai suatu batas untuk mengelompokkan penduduk menjadi miskin atau tidak miskin. Garis kemiskinan merupakan juga nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan yang disetarakan dengan 2.100 kalori per kapita per hari. Jadi, penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan.

Baca Juga : Rokok Dan Beras Jadi Penyumbang Kemiskinan RI

2. Apa arti data-data di atas?
Artinya berdasarkan data garis kemiskinan tersebut, ungkap Pitono, warga memilih untuk membeli rokok kretek setelah beras ketimbang kebutuhan lainnya, seperti makanan bergizi bagi anak.

3. Komiditi lain yang mempengaruhi garis kemiskinan
1. Telur ayam ras (4,09 persen di perkotaan dan 3,28 persen di pedesaan)
2. Daging ayam ras (3,55 persen di perkotaan dan 2,08 persen di pedesaan)
3. Mi instan (2,43 persen di perkotaan dan 2,21 persen di pedesaan)
4. Gula pasir (2,24 persen di perkotaan dan 3,07 di pedesaan)
5. Kopi bubuk dan kopi instan (1,88 persen di perkotaan dan 1,93 persen di pedesaan)

Sementara itu, komoditi bukan makanan yang memberikan sumbangan terbesar terhadap garis kemiskinan–baik perkotaan dan pedesaan–adalah perumahan, bensin, listrik, pendidikan, dan perlengkapan mandi.

Wakil Bupati Banyuwangi Katakan Tidak Ada Harga Naik Di Pasar

Wakil Bupati Banyuwangi Katakan Tidak Ada Harga Naik Di Pasar

Daftarhargakomoditi.web.id – Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama-sama melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap harga kebutuhan pokok di beberapa pasar di Banyuwangi, Rabu (22/2). 05/2019). Ketika Rogojampi tiba di pasar, Yusuf mengunjungi toko kelontong, pedagang sayur dan penjual daging.

Dari hasil sidak tersebut, diketahui harga komoditas pangan di Banyuwangi selama Ramadan relatif stabil. Bahkan, harga sebagian komoditas harganya turun. Misalnya bawang putih, yang sebelum bulan puasa harganya Rp 80 ribu/kg, kini turun di kisaran Rp 25 ribu/kg. Komoditas lain seperti bawang merah, cabai, semua stabil bahkan cenderung turun.

Adapun harga barang kebutuhan pokok Pasar Rogojampi antara lain Rp 25 ribu/kg untuk bawang merah, cabai rawit Rp 10 ribu/kg, dan minyak goreng Rp 12,5 ribu/liter. Selain itu, daging sapi dijual Rp 115 – 120 ribu/kg, daging ayam Rp 30 – 32 ribu per kg, dan telur 21 – 23 ribu/kg. Kestabilan harga tersebut dibenarkan oleh sejumlah pedagang, salah satunya Asiyah pedagang telur di Pasar Rogojampi. Menurutnya, permintaan telur dari konsumen meningkat dua kali lipat selama Ramadan. Dari yang biasanya 25 peti telur per hari, kini dia harus menyediakan stok 50 peti per harinya.

“Meski permintaan meningkat, namun harga stabil bahkan cenderung turun. Turun Rp 1.000, dari yang semula Rp 22 ribu kini Rp 21 ribu per kilogram. Padahal, permintaan akan telur terus meningkat,” ucap Aisyah.

Meski harga kebutuhan pokok cenderung stabil, Yusuf tetap memerintahkan jajarannya untuk fokus mengawal agar tak ada lonjakan berarti.

“Pasar murah tetap dijalankan kerjasama dengan Bulog. TPID tetap kami minta terus mengawasi pergerakan harga untuk bisa menjaga harga. Kalau memang dibutuhkan, Bulog tadi menyatakan sudah siap untuk membuka lebih banyak pasar murah,” kata dia.

Baca juga : Jokowi Minta Menteri Jaga Harga Pangan Jelang Ramadhan

Sementara itu, Kepala Bulog Subdivre V Banyuwangi, David Susanto, menambahkan bahwa untuk menjaga stabilitas harga, pihaknya akan terus menggelar Operasi Pasar (OP) hingga menjelang Lebaran. Saat ini, OP digelar di tiga titik bersama Dinas Peridustrian dan Perdagangan Banyuwangi.

“Operasi terus kita gelar keliling Banyuwangi. Selain juga tentatif, kalau ada warga yang meminta untuk mengadakan pasar murah di arealnya, kita siap buka di sana,” ujarnya.

Khusus stok beras, di gudang Bulog saat ini ada 52 ribu ton beras. Jumlah ini, ucap David, bisa mencukupi stok hingga enam bulan ke depan karena Banyuwangi memasuki musim panen padi pada Juni.

“Untuk beras dijual dengan harga Rp 9.000/kg. Bahkan, di pasaran banyak ditemui harga beras di bawahnya. Kita juga ada stok komoditas lainnya yang cukup untuk kebutuhan Lebaran. Seperti gula pasir kita jual Rp 11 ribu, minyak goreng Rp 10.500/liter, gula pasir Rp 11.000/kg, tepung terigu Rp 8.500/kg,” kata dia.

Sangat Sulit Mencari Beras Bagus

Sangat Sulit Mencari Beras Bagus

Daftarhargakomoditi.web.idBeras bagus sulit di temukan di karenakan tidak banyak petani yang ingin menamamnya karena beras ini tidak banyak orang yang mau menurut petani kebanyakan orang lebih memilih beras biasa dari pada beras kelas utama. Berikut kali ini Daftarhargakomoditi.web.id akan memberikan ulasan lengkapnya dibawah ini.

Sangat sulit untuk menghitung jumlah produksi beras khusus, hal tersebut karena jumlah petani yang menanam beras ini masih terhitung minim, sementara beras khusus sangat beragam. Saat ini pemerintah masih terus melakukan diskusi untuk mengelompokan beragam jenis beras khusus tersebut. karena banyak petani yang berbeda beda menanam beras khusus, dan produksinya masih sulit dihitung.

Pengelompokan beras khusus mengalami kendala dari jenisnya, sebab jenis beras khusus cukup banyak. Ditambah dengan data terbaru yang belum dimiliki. Menghitung dari produksi sulit, karena petani beras khusus masih sedikit. Benih beras ini tidak dikeluarkan oleh pemerintah. beras merah dan beras hitam dikeluarkan pemerintah tetapi tidak banyak

Saat ini luas areal sawah untuk beras khusus masih terbilang minim. dari 8 juta hektar luas sawah, hanya ada sekitar 100.000-300.000 hektar sawah yang ditanami beras khusus dan sisanya di tanam jenis padi biasa. Banyaknya jumlah petani yang menanam beras khusus masih mengikuti permintaan dipasar. Namun untuk saat ini, masih sedikit masyarakat di Indonesia yang tertarik mengonsumsi beras khusus.

Baca juga : Memburuknya Harga Jagung

Sementara itu, proses menanam beras khusus juga lebih sulit dibandingkan dengan beras biasa. Seperti menanam beras organik yang harus melalui uji coba laboratorium dulu sebelum mendapatkan sertifikat organik. beras organik juga memiliki berbagai tingkatan.

Ada juga beras semi organik, yang dimana proses penanamannya tidak menggunakan pupuk nonorganik, namun bila terserang hama, petani dapat menggunakan pestisida

Fungsi Pasar Tidak Hanya Jual Beli

Fungsi Pasar Tidak Hanya Jual Beli

Daftarhargakomoditi.web.id – Pasar juga merupakan salah satu tempat utama dalam roda ekonomi suatu negara. Saat ini ada banyak jenis pasar di berbagai tempat, terutama di Indonesia. Beberapa contoh jenis pasar termasuk pasar tradisional dan pasar modern. Pasar tradisional adalah tempat di mana pembeli dan penjual menghadapi transaksi langsung dan pembeli dapat bernegosiasi.

Pasar modern contohnya seperti supermarket dan minimarket. Pasar modern tidak melakukan transaksi secara langsung. Pembeli akan melihat label harga yang sudah ditentukan atau ditempel sebelumnya dan tidak bisa ditawar, kemudian pembeli akan membayarnya di kasir dengan atau dilayani oleh pramuniaga.

Namun jenis pasar di atas tidak lepas dari fungsi pasar secara umum yaitu, tempat berlangsungnya jual beli sebuah produk berupa barang atau jasa. Pasar juga pada dasarnya merupakan sebuah tempat di mana terdapat interaksi antara dua belah pihak atau lebih yang sama-sama memiliki tujuan.

Pembeli dengan tujuan untuk mendapatkan yang dia inginkan atau butuhkan, penjual dengan tujuan untuk mendapatkan penghasilan dengan menjual produknya.

Di atas merupakan fungsi pasar secara umum, dan masih banyak fungsi pasar lainnya. Untuk mengetahui fungsi pasar yang lainnya, berikut ini daftarhargakomoditi.web.id sudah merangkum beberapa informasi mengenai fungsi pasar dari beberapa sumber, Jumat (29/03/2019).

Tempat Distribusi
Fungsi pasar yang pertama adalah tempat distribusi. Tempat distribusi ini adalah tempat terjadinya proses pemasaran sebuah barang dari penjual ke pembeli. Pada intinya pasar menjadi jembatan antara penjual yang ingin memasarkan barangnya kepada pembeli yang mencari barang tersebut.

Penjual atau yang lebih sering disebut produsen, kan membuat barang atau jasa yang dibutuhkan oleh konsumen atau pembeli. Fungsi pasar sebagai tempat distribusi memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Produsen atau penjual akan mendapatkan keuntungan dengan menjual barangnya, pembeli atau konsumen akan merasa puas karena mendapatkan barang yang dia butuhkan.

Pembentuk Harga
Dalam ekonomi pasar, harga merupakan ukuran nilai. Fungsi nilai untuk memecahkan masalah penentuan apa yang harus diproduksi oleh suatu perekonomian. Barang yang relatif lebih diinginkan oleh masyarakat biasanya mempunyai tingkat harga yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan barang yang tidak diinginkan masyarakat.

Harga juga harus sesuai dengan persetujuan dari kedua belah pihak yang melakukan transaksi jual-beli. Pasar berfungsi untuk menentukan dan menetapkan harga dengan tujuan agar semua tempat dan kalangan harga itu sama dan tentunya dengan syarat-syarat yang berlaku lainnya.

Baca juga : Cara Pemkab Antisipasi Harga Cabai

Sarana Promosi
Fungsi pasar selanjutnya adalah tempat untuk promosi. Promosi dalam hal ini bisa berbentuk promosi sebuah jasa ataupun promosi sebuah produk. Pasar menjadi tempat yang strategis dan efektif untuk digunakan sebagai tempat promosi karena banyak orang dan kerumunan yang datang kepasar untuk mencari kebutuhan hidup mereka.

Di sini produsen menjadi lebih mudah untuk mempromosikan produk terbaru atau produk yang dimiliki kepada masyarakat. Promosi memang perlu dilakukan untuk menunjang dan meningkatkan keinginan konsumen dalam membeli sebuah barang atau jasa.

Pembentukan Kreatifitas
Hadirnya pasar bisa menjadi tempat membentuk kreativitas bagi produsen bahkan konsumen. Mereka akan menemukan hal-hal yang baru, bisa berupa kebutuhan yang belum ada, atau barang lain yang bermanfaat lainnya.

Konsumen juga akan mendapatkan kreatifitasnya dalam membuat sesuatu karena menemukan banyak hal yang ada di pasar. Contohnya saja, konsumen menemukan banyak bahan untuk membuat sebuah makanan, dan lain sebagainya.

Tempat Besosial
Fungsi pasar selanjutnya adalah menajadi tempat untuk bersosial. Manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan orang lain untuk melakukan dan memenuhi kebutuhannya. Pasar menjadi tempat yang strategis untuk memenuhi kebutuhan manusia yang tidak bisa mereka penuhi atau mereka buat sendiri.

Di dalam pasar juga akan terjadi sebuah komunikasi dan interaksi antara pihak penjual dan pembeli. Hal inilah yang membuat manusia menjadi lebih bersosial dan bisa berhubungan dengan orang lain.

pasar perang

Pasar Tempo Dulu Bernuansa Trending

Daftarhargakomoditi.web.id -Perasaan kuno dan autentik terasa ketika saya menjejakkan kaki di pasar Pereng Kali, di desa Grenggeng, di distrik Karanganyar, di Kebumen, di Jawa Tengah. Pencetakan lapangan juga sangat kuat karena pasar sebelumnya berada di bawah naungan sekelompok bambu, juga dikenal sebagai papringan.

Saat memasuki pasar ini, waktu sepertinya kembali ke kerajaan itu, ratusan tahun yang lalu. Di pasar masa lalu, uang tidak digunakan. Pedagang hanya menerima pembelian dengan nilai tukar kepeng.

Kepeng itu bisa didapat dengan menukarkan sejumlah rupiah. Tiap kepeng dihargai Rp 2.000. Dengan mata kepeng, segala jajanan tradisional bisa didapat, mulai dari gendol, sawud, jongkong, golak, cetil, lotek, rujak, hingga getuk. Nuansa tempo dulu juga semakin kuat dengan keberadaan pedagang yang menjual beragam kerajinan tangan khas Grenggeng, Kebumen, yakni hasil anyaman pandan seperti topi dan kerajinan anyaman lainnya. Layaknya pasar, suguhan dolanan bocah juga ada di pasar ini. Bedanya, seluruhnya adalah permainan tradisional, yang kini mungkin sudah nyaris musnah. Ada congklak, egrang bambu, dan beberapa permainan tradisional lainnya.

Pengembangan pasar pereng kali dilandasi keinginan untuk melestarikan tradisi masyarakat baik berupa makanan, permainan hingga suasana pasar tempo dulu. Selain itu, masyarakat juga ingin memanfaatkan potensi Kali Kemit. Untuk mewadahi tren yang kekinian, pasar pereng kali juga menyediakan spot swafoto. Spot swafotonya pun dibuat tanpa kehilangan nuansa tradisional dan alami. Mengusung tema etnik perkampungan Jawa tempo dulu, pasar yang terletak dibawah Papringan atau di bawah rimbunan pohon bambu ini buka 35 hari sekali, setiap hari Minggu Legi pada penanggalan Jawa.

Daya tarik pasar pereng kalui rupanya juga melintas generasi. Buktinya, Kapolres Kebumen AKBP Robert Pardede bersama dengan Waka Polres Kebumen Kompol Prayuda Widiatmoko pun kepincut dengan nuansa pedesaan yang ditawarkan pasar ini. Ia mengapresiasi pemuda setempat yang telah mengubah papringan menjadi tempat wisata tanpa balutan kata modern. Menurutnya, nuansa tradisional dan kuno itu justru lebih menarik.

“Semoga ini bisa menjadi contoh pemuda lainnya di Kebumen. Karena trobosan kaum Millennial, pekarangan kosong bisa disulap menjadi tempat menarik, bahkan bisa untuk menaikkan ekonomi warga setempat,” ucap Kapolres.

Baca juga : Pasar Tradisonal Paling Ekstrim

Kapolres pun mengajak warga masyarakat untuk berkunjung ke pasar pereng kali meramaikan pasar tersebut. Selain jajanan tradisional, pasar itu juga menjajakan pernak pernik menarik dari bahan tradisional yang sangat menarik untuk dimiliki sebagai buah tangan.

pasar ekstrime

Pasar Tradisonal Paling Ekstrim

Daftarhargakomoditi.web.id – Berbicara tentang pasar tradisional, ada sisi lain yang menarik. Di beberapa negara, ada pasar yang dikenal paling ekstrim di dunia.
Pasar ini di anggap ekstrim karena menjual makanan hewan peliharaan, tempat-tempat berbahaya untuk pesona yang tak terduga.

Pasar Tomohon – Indonesia

Sudah sejak lama, para aktivis dalam dan luar negeri menyerukan penutupan pasar Tomohon, di Sulawesi Utara, Indonesia.

Sebab, pasar tradisional tersebut memjual daging anjing, kucing, ular, biawak hingga hewan lainnya yang kadang tak pantas untuk dikonsumsi manusia.

Selain mendapat daya tarik karena kontroversinya, pasar ekstrem di Tomohon ini sudah terkenal ke mancanegara. Bahkan, situs travel terkenal seperti TripAdvistor menjadikannya sebagai salah satu wisata ekstrem bagi para penjelajah.

Jika Anda ke kawasan ini, maka siap-siap untuk merasakan mual. Karena kebanyakan orang awam yang tak biasa melihat itu akan merasakan hal demikian.

Pasar Maeklong Railway Station – Thailand

Jika sebelumnya di Tomohon menjual daging anjing hingga kucing, pasar di Thailand ini menjual kebutuhan normal yang selayaknya ada di tempat berjualan tradisional.

Lalu, apa yang membuatnya beda dan dianggap ekstrem?

Rupanya, bukan dari bahan makanan yang dijual, melainkan lokasinya yang berada di rel kereta api. Bahkan, kereta api di sana masih beroperasi dan kerap lewat, dikutip dari laman CNN.

Apabila kereta api lewat maka para pedagang akan segera melipat payungnya. Kereta yang terlihat akan melaju lambat dari biasanya agar para pekerja bisa dengan sigap membereskan barang dagangannya.

Para pembeli pun juga turut menepi. Sesekali, para turis mengeluarkan ponsel untuk merekam kejadian.

Anda patut berhati-hati apabila ada di pasar ini. Jangan sampai Anda sampai tertabrak kereta.

Baca juga : Wisata Belanja Jika Tahun Baru Terjebak Di Jakarta

Pasar La Paz – Bolivia

Dikatakan sebagai pasar ekstrem karena pasar ini sudah sejak lama menjual barang-barang yang dianggap memiliki sihir.

Secara terbuka, pasar ini menjajakan benda-benda yang memiliki bentuk aneh dan ada unsur magisnya, demikian dikutip dari laman keepcruisingworld.com.

Sebagian dari Anda mungkin tidak percaya dengan hal ini. Tetapi, pasar itu masih bertahan lantaran banyak warga yang datang untuk membeli barang tersebut.

Baik untuk mendapatkan jodoh hingga mengirimkan ilmu hitam ke seseorang yang tidak ia sukai.

Salah satu hal yang paling menarik di pasar adalah janin llama, yang menurut tradisi lama harus dilemparkan ke ruang bawah tanah rumah untuk keberuntungan dan kemakmuran.

1 2