Penyebab Pasokan global minyak berpotensi tertekan dalam 6 bulan ke depan

Daftarhargakomoditi.web.id – Dari sini mungkin ada potensi harga minyak menjadi sedikit lebih tinggi. Pasokan minyak akan sangat terbatas hingga kuartal ketiga tahun ini, kata Russel Hardy, Direktur Eksekutif Grup Vitol, pada hari Minggu (24/2/2019).

Pedagang minyak terbesar di dunia, Vitol. proyeksi harga minyak akan meningkat lebih lanjut karena pengurangan produksi OPEC dan sanksi AS terhadap Iran dan Venezuela.

Dia mengatakan bahwa pasokan minyak global dalam 6 bulan ke depan menghadapi tekanan. Selain dari keputusan untuk mengurangi OPEC, juga karena sanksi Amerika Serikat terhadap Iran dan Venezuela.

“Keputusan OPEC berarti bahwa ada kekurangan pasokan, situasi di Iran berarti ada kekurangan pasokan dan situasi di Venezuela sekarang menambah itu,” katanya dalam sebuah wawancara di daftar harga komoditi.

Meskipun melihat potensi optimisme, Hardy mengingatkan, pasokan minyak serpih AS kemungkinan akan meningkat. UU Itu bisa mengubah pasar pada kuartal IV / 2019. Karena, pipa baru yang menghubungkan ladang Permia ke Pantai Teluk AS di Meksiko. UU Ini akan memungkinkan pengebor untuk meningkatkan produksi.

Baca juga : Pound sterling akan optimis jika proses Brexit diambil Parlemen

Selain itu, pertumbuhan permintaan minyak adalah kartu liar atau faktor yang tidak dapat diprediksi karena ekonomi dunia melambat. Karena itu, Vitol memperkirakan bahwa pertumbuhan konsumsi minyak dunia adalah 1,1 juta barel per hari pada tahun 2019, dibandingkan dengan 1,5 juta barel per hari tahun lalu.

“Mungkin ada tanda tanya ke arah pasar pada kuartal keempat tahun ini.”

Sementara itu, produksi minyak AS UU Pekan lalu mencapai rekor tertinggi 12 juta barel per hari, hampir 2 juta barel per hari dibandingkan tahun sebelumnya. Pada saat yang sama, Amerika Serikat juga mengekspor 3,6 juta barel minyak mentah per hari.

Hardy mengatakan itu, sebagai produksi EE. UU Bertambah, OPEC akan menghadapi situasi yang sedikit lebih sulit. Tetapi untuk sekarang, organisasi terus menyesuaikan penawaran dan permintaan.