Jangan Lewatkan Wisata Kuliner Malam Di Busan

Daftarhargakomoditi.web.id – Di tengah cuaca dingin di akhir musim semi, sebuah keluarga kecil Indonesia yang telah menetap di Busan selama beberapa tahun mengundang saya untuk pergi ke pasar malam. Pada awalnya saya berpikir bahwa hanya pasar malam yang memiliki konsep pasar, biasanya pasar malam di kompleks perumahan. Saya salah Ini adalah pasar Bupyeong Kkantong, pasar malam yang berlokasi di pasar tradisional Korea dengan beragam penerimaan saya. Sebagai pecinta makanan jalanan dan keahlian memasak, tentu saja, ini adalah kebahagiaan khusus bagi saya secara pribadi di setiap perjalanan.

Terletak tak jauh dari Pasar Gukje, Bupyeong Kkantong Market merupakan pasar tradisional yang sudah ada sejak tahun 1910 lalu. Kawasan pasar tersebut juga dikenal dengan nama Bupyeong Kkantong Yasijang, dengan istilah Yasijang yang memiilki arti pasar malam. Sementara Kkantong mengacu pada makanan kaleng yang saat itu banyak dijual di pasar tersebut ketika jaman perang Korea masih berlangsung.

Meskipun merupakan pasar tradisional tertua di Busan, seiring waktu Bupyeong Kkantong berkembang menjadi pasar yang menyuguhkan kekayaan aneka jajanan baik itu rasa lokal maupun dari berbagai negara. Bisa dikatakan bahwa ini pasar internasional yang dibalut dengan konsep tradisional yang menyenangkan. Kios-kios berbaur dengan stand makanan ringan dari mancanegara dengan baik. Harmonisasi kehidupan pasar yang humanis.

Saya menghampiri stand kebab turki yang penjualnya orang Turki dan tentunya fasih berbicara Korea. Interaksi dengan pedagang asli Korea pun terlihat dengan baik tanpa memandang perbedaan. Tak saja kebab Turki, Di sini kamu dengan mudah menemui masakan Vietnam, China, Jepang dan aneka ragam jajanan dari Timur Tengah. Dari aneka makanan dengan rasa gurih hingga manis pun mengoda untuk segera dicicipin.

Beroperasi sejak pukul 07.30 pagi hingga tengah malam, Bupyeong Kkantong Market sebenarnya bukanlah dikhususkan sebagai pasar malam. Baru ketika menjelang malam tempat ini dipenuhi stand aneka jajanan makanan tempat ini dikenal dengan jajanan malamnya.

Baca juga : Pasar Di Tenga Sawa Cuma Di Purworejo

Menyenangkan adalah suasana pendar cahaya lampu di malam hari yang membuat kegiatan belanja aneka jajanan lebih mengasyikan dan seru jika dibandingkan siang hari. Sementara jika di sepanjang siang, seperti pasar tradisional tempat ini dipenuhi oleh kios-kios yang menjual bahan kebutuhan dapur dan sayur-sayuran segar.

Oh, ya meskipun stand makanan lebih banyak kala menjelang malam hari, namun bukan berarti kamu tidak bisa berwisata kuliner lho ketika siang hari. Di dekat pasar juga ada beberapa kios yang menjual makanan yang tetap mengiurkan dan mengoda mata serta mengembirakan perut.

Pasar Bupyeong Kkantong cukup terkenal dikalangan masyarakat lokal maupun turis mancanegara sehingga baik datang di kala siang hari maupun malam hari. Karena tetap menyisakan cerita yang mengasyikan dan seru soal wisata kuliner dan berbelanja.

Yang membuat betah untuk menelusuri pasar tradisional di Korea termasuk Bupyeong Kkantong Market adalah kebersihan yang terjaga dengan baik. Selain bisa menikmati kuliner yang mengiurkan dan mengenyangkan, di pasar tersebut kamu juga bisa lho berburu souvenir untuk oleh-oleh.

Kios-kios pakaian, souvenir dan aneka barang tertata dengan rapi. Menelusuri kawasan tersebut sungguh menyenangkan, dan hati – hati lupa waktu. Untuk harga pun terbilang terjangkau dan ramah bagi turis.

Malam itu, keramahan keluarga kecil dari Indonesia yang membuat saya terjebak pada kehidupan humanis pasar tradisional Korea, Bupyeong Kkantong Market memberi rasa hangat di hati. Pada dinginnya cuaca saat itu, mengingatkan saya pada sebungkus Tolak Angin yang menyisakan rasa hangat di tenggorokan dan badan.

Kebaikan keluarga kecil itu mentraktir saya aneka ragam jajanan dari kue ikan hingga kebab yang dibeli di Bupyeong Kkantong sebagai bekal perjalanan di kereta menuju Seoul, menyisakan kesan yang mendalam.